Sunday, 19 August 2012

Visi, Misi, Strategi dan Sasaran Pembangunan Kesehatan 2010-2014

Setiap episode pembangunan, harusada evaluasi. Hasil evaluasi menghasilkan rekomendasi untuk tindak lanjut. Periode 2004-2009 telah menghasilkan banyak kemajuan dalam pembangunan kesehatan. Keberhasilan itu harus berlanjut pada periode berikutnya. Setelah melakukan kajian yang mendalam, maka untuk periade 2010-2014 Kementerian Kesehatan telah merumuskan visi, misi dan strategi pembangunan kesehatan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan antisipasi perkembangan zaman kedepan.

Visi
Masyarakat Sehat Yang Mandiri dan Berkeadilan

Misi
  1. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk swasta dan masyarakat madani
  2. Melingdungi kesehatan masyarakat dengan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna, merata, bermutu, dan berkeadilan
  3. Menjamin ketersediaan dan pemerataan sumberdaya kesehatan
  4. Menciptakan tata kelola kepemerintahan yang baik
Strategi
  1. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat, swasta dan masyarakat madani dalam pembangunan kesehatan melalui kerjasama nasional dan global
  2. Meningkatkan pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau, bermutu dan berkeadilan, serta berbasis bukti dengan pengutamaan pada upaya promotif dan preventif
  3. Meningkatkan pembiayaan pembangunan kesehatan,terutama untuk mewujudkan jaminan sosial kesehatan nasional
  4. Meningkatkan pengembangan dan pendayagunaan SDM Kesehatan yang merata dan bermutu
  5. Meningkatkan ketersediaan, pemerataan dan keterjangkauan obat dan alat kesehatan serta menjamin keamanan, khasiat, kemanfaatan, dan mutu sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makanan
  6. Meningkatkan manajemen kesehatan yang akuntabel, transparan, berdayaguna dan berhasilguna untuk memantapkan desentralisasi kesehatan yang bertanggungjawab
Sasaran
Sesuai dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014, 4 tahun kedepan ada sejumlah indikator pembangunan kesehatan yang hendak dicapai pada tahun 2014 yaitu meningkatnya umur harapan hidup dari 70,7 tahun (2008) menjadi 72,0 tahun. Menurunnya angka kematian ibu melahirkan per 100.000 kelahiran hidup dari 228 ( 2008) menjadi 118. Menurunya angka kematian bayi per 1.000 kelahiran hidup dari 34 (2008) menjadi 24 dan menurunya prevalensi kekurangan gizi ( gizi buruk dan gizi kurang) pada anak balita dari 18,4% menjadi lebih kecil dari 15%.

5 Nilai
  1. Pro rakyat
  2. Inklusif
  3. Responsif (Tanggap sesuai masalah dan kewilayahan)
  4. Efektif
  5. Bersih

Reformasi Kesehatan
  • Bantuan Operasional Kesehatan (BOK)
  • Penanggulangan Daerah Bermasalah Kesehatan (PDBK)
  • Jamkesmas
  • Pelayanan Kesehatan di Daerah Tertinggal Perbatasan dan Kepulauan (DTPK)
  • Ketersediaan Obat
  • Reformasi Birokrasi
  • World Class Hospital

Prioritas Pembangunan
Prioritas pembangunan kesehatan yaitu peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan yang akan dilakukan melalui :
  • Peningkatan kesehatan ibu, bayi dan balita
  • Perbaikan status gizi masyarakat
  • Pengendalian penyakit menular serta tidak menular diikuti penyehatan lingkungan
  • Pemenuhan, pengembangan dan pemberdayaan SDM kesehatan
  • Peningkatan ketersediaan, keterjangkauan, pemerataan, keamanan, mutu dan penggunaan obat serta pengawasan obat dan makanan
  • Pengembangan sistem Jaminan Kesehatan Masyarakat
  • Pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan bencana dan krisis kesehatan
  • Peningkatan pelayanan kesehatan primer, sekunder dan tersier


Artikel Terkait:

No comments:

Post a Comment